Kamis, 21 Februari 2013

berbagi tentang karya tulis


-- Oktober 2012

Masa Orientasi Calon Anggota Baru Lembaga Kajian Mahasiswa semakin dekat. Mahasiswa-mahasiswi baru yang ingin menjadi anggota LKM mulai sibuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan.  Salah satu tugasnya adalah membuat mini karya tulis. Mungkin ini adalah hal yang membingungkan bagi para mahasiswa baru.

Saya ingin mencoba membagi apa yang bisa saya bagi. Bukan tentang teknik penulisan karya tulis dengan detailnya. Bukan juga cara mendapatkan ide yang kreatif. Melainkan sedikit gambaran proses yang pernah saya alami ketika membuat karya tulis. Sederhana sebenarnya, tanpa bermaksud menggurui, hanya ingin berbagi.

Untuk memulai sebuah karya tulis, kita bisa berangkat dari sebuah masalah. Coba lihat sekeliling kita, bayangkan apa yang saat ini terjadi di masyarakat kita. Ada masalah apa sih? Kira-kira ada hal apa yang begitu problematic di masyarakat. Nah, masalah ini bisa kita persempit lingkupnya. Misalnya, kita ingin membahas masalah lingkungan, atau masalah kesehatan.

Setelah mendapatkan masalah yang ingin kita angkat dalam karya kita, kita mulai mendalami masalah tersebut. Misalnya, kenapa masalah ini bisa terjadi? Siapa saja pihak-pihak yang terlibat dalam masalah ini? Seberapa parah kondisi masalah tersebut di masyarakat? Jangan lupa memasukkan fakta-fakta atau bukti yang terjadi di realitas ketika menjabarkan masalah. Kita tidak bisa toh asal bicara bahwa terdapat masalah di masyarakat, tanpa memberikan bukti yang nyata.

Dengan mendalami masalah, kita menjadi tahu apa yang salah dalam fenomena tersebut. Untuk menjustifikasi hal tersebut salah, tentu kita perlu juga menjabarkan apa yang benar atau idealnya terjadi di masyarakat. Kita bisa mencari teori-teori pendukung dari pernyataan ideal tersebut. Hal ini tentu saja berguna sebagai pertanggungjawaban kita, bahwa yang kita katakan bukan sekadar pernyataan asal, melainkan hal yang memiliki dasar.

Setelah mengetahui apa yang ideal dan membandingkannya dengan realita, kita bisa memancing pikiran kita untuk menghasilkan ide-ide yang kreatif. Idea apa? Tentu saja ide yang bisa menjadi solusi untuk mengatasi masalah yang telah kita jabarkan di bagian sebelumnya. Jangan takut untuk memberikan ide. Kalau ide kita tidak bisa mengatasi masalah seutuhnya, setidaknya ide kita tersebut bisa kontributif untuk mengurangi dampak dari masalah yang terjadi.

Nah, ide ini juga harus dijabarkan dengan jelas dan se-eksplisit mungkin. Seperti apa ide nya? Bagaimana ide ini bisa dijalankan? Pihak mana saja yang bisa berperan? Apa dampak yang bisa dirasakan dengan ide ini? Dan sebagainya. Biasanya ide/gagasan dalam karya tulis ini menghasilkan luaran. Luaran ini bisa berbentuk rancangan program atau prototype dari gagasan kita.

Berikut sedikit contoh dari pengalaman saya. Tahun 2009, saya mengikuti Orientasi Anggota Baru LKM UNJ. Salah satu tugas saya membuat karya tulis juga. Pada saat itu, kelompok saya mendapatkan tema Pendidikan. Saya dan teman kelompok sepakat mengangkat masalah Ujian Nasional (UN) yang pada saat itu begitu problematic dan menimbulkan banyak pro kontra.

Pertama, kelompok saya mulai dengan mendalami masalah UN. Kami menjabarkan bagaimana UN dengan standar baku nilainya menjadi sebuah parameter untuk menilai hasil belajar siswa. Kami menjabarkan malasah-masalah apa saja yang kemudian timbul dengan adanya kebijakan ini. Misalnya, bagaimana UN mematikan potensi anak didik dengan hanya mengejar nilai, bagaimana standar UN membuat para siswa stress hingga bunuh diri, serta bagaimana UN pada akhirnya mendegradasi makna pendidikan.

Kedua, kelompok saya mendalami teori-teori pendidikan untuk mengetahui bagaimana idealnya sebuah sistem evaluasi pendidikan. Bagaimana idealnya sebuah siswa diarahkan kemudian dievaluasi hasil belajarnya.

Ketiga, Kelompok saya mendapatkan ide untuk membuat sistem evaluasi pengganti UN, yaitu melalui Ujian Akhir Sekolah (UAS) berbasis Dermatoglyphics Multiple Inteligences (DMI). UAS berbasi DMI merupakan sistem ujian yang dilaksanakan oleh pihak internal sekolah dan dijadikan dasar untuk kelulusan (menggantikan UN). Dalam UAS ini, siswa akan diuji berdasarkan intelegensi yang dimilikinya. Intelegensi siswa dapat diketahui dengan tes DMI ini. Artinya, hasil tes DMI akan dijadikan dasar untuk melakukan evaluasi terhadap siswa.

Penjelasan lebih detail tentang karya kelompok saya yang saat ini mungkin bisa dibilang sudah outdated itu, bisa dibicarakan di forum lain yah. Mengenai format penulisan karya tulisnya juga bisa berbeda-beda, tergantung permintaan. Umumnya, yang pasti terdapat bagian pendahuluan yang berisi latar belakang dan rumusan masalah, kemudian ada bagian landasan teori, analisis, gagasan, luaran, hingga kesimpulan, dan saran (bisa didiskusikan lebih lanjut).

Selamat menulis kawan. Kibarkan semangat mu J

“The Baby and The Wind”


The Baby and The Wind
Oleh Nadia Nurfadilah

“Memiliki seorang bayi, nampaknya begitu menyenangkan sekaligus mengkhawatirkan. Setidaknya, itu lah yang saya lihat dari kaka sepupu saya pasca mendapatkan seorang bayi perempuan yang cantik”

--Juli 2012

Kira-kira satu bulan yang lalu, ketika seorang bayi perempuan dilahirkan ke dunia ini dan menjadi bagian dari keluarga besar saya. Syifa Karunia Azzahra, anak pertama dari kakak saya tercinta.

Memiliki seorang bayi adalah sesuatu yang sangat ia dambakan sejak dahulu. Tentu saja, ia sangat bahagia dengan kelahiran Syifa. Sejak hari itu, ia tak pernah jauh dari Syifa. Selalu menjaga dan merawatnya dengan penuh kasih sayang.

Ketika ia harus pergi keluar rumah tanpa membawa Syifa, beribu kecemasan mungkin hadir di hatinya. Ia terus saja memikirkan apa yang sedang dilakukan Syifa di rumah, apakah ia menangis, kehausan, kelaparan, atau kekurangan sesuatu. Hal ini membuatnya tak ingin lama-lama berada di luar rumah dan segera kembali ke sisi bayi nya.

Nampaknya, apa yang dialami kakak saya, mirip dengan apa yang saya alami. Bukan. Bukan karena saya memiliki seorang bayi biologis seperti beliau. Melainkan karena keberadaan ‘bayi-bayi’ di LKM. Tepatnya pada 28 Januari 2012, ketika bayi-bayi ini resmi menjadi anggota keluarga besar LKM. ‘Bayi-bayi’ ini diberi nama EROS.

Saya sendiri adalah bagian dari BRAIN, dua keturunan di atas EROS. Di bawah BRAIN, ada PLATO. Entah siapa orangtua kami, mungkin buku, mungkin pena, atau mungkin sebuah mikrofon, yang jelas kami adalah bagian dari keluarga LKM. BRAIN sebagai kakak tertua, PLATO sebagai kakak muda, dan EROS sebagai bayi-bayi yang baru lahir.

Sebagai kakak tertua, saya memiliki tanggungjawab besar untuk menjaga dan merawat adik-adik ini. Terutama menjaga si bayi, yang masih sangat rentan, yang butuh penjagaan ketat dalam masa pertumbuhannya. Bukannya ingin memanjakan, hanya mempersiapkan bayi-bayi ini menjadi anak yang bertanggungjawab dan berbakti pada keluarga. Karena sebentar lagi, orangtua kami yang entah berada di mana, pasti akan menambahkan bayi-bayi baru dari proses MPA.

Ketika saat itu tiba, EROS bukanlah lagi seorang bayi, mereka telah berubah fungsi menjadi kakak muda. Kemudian PLATO yang akan menggantikan BRAIN sebagai kakak tertua. Sebelum hari itu tiba, ini lah proses yang kami alami.

Juli 2012. Angin musim PKL/PPL mulai bertiup. Kakak-kakak BRAIN satu per satu meninggalkan rumah. Termasuk saya. Angin PKL membawa saya ke kawasan Mega Kuningan yang sangat akrab dengan kemacetan. Hal ini memaksa saya untuk tak dapat hadir di rumah LKM. Tak dapat melihat kegiatan adik-adik di sana sekaligus tak dapat bertemu fisik dengan mereka.

Hal ini membuat saya rungsing. Cemas atau mungkin galau. Saya tidak tahu apakah si bayi ini diberi makan yang cukup setiap harinya. Apakah kakak-kakak muda nya terus mendampinginya, atau mungkin malah meninggalkannya?

Saya tidak tahu apa yang mereka lakukan di rumah. Apakah mereka bermain dengan buku-buku dan Koran di rumah, atau kah mereka hanya main-main? Apakah mereka tetap memperdengarkan  suara-suara diskusi di sana, atau justru kesunyian semata? Terlebih lagi angin PKL/PPL ini bertiup dengan sangat kencang sehingga mengganggu sinyal komunikasi para awak BRAIN. Sungguh mengkhawatirkan.

Sebelum Agustus tiba, masa di mana angin itu bertiup lebih kencang lagi menjadi badai. Saya ingin memastikan bahwa rumah LKM aman. PLATO dan EROS mampu menjaga rumah dengan baik dan dapat tumbuh mandiri di sana. Kakak BRAIN mengganti provider dengan sinyal yang lebih kencang untuk menjaga komunikasi dua arah berjalan dengan lancar. Because really, I don’t like partial information.

Angin PKL/PPL yang sedang membawa kakak tertua pergi sementara tidak boleh mengganggu keharmonisan keluarga kami. PLATO dapat dipercaya untuk menjaga dan mengawasi pertumbuhan bayi-bayi di LKM sambil terus merawat dirinya sendiri. Bayi-bayi pun dapat dengan mandiri memberi makan dirinya dengan asupan gizi sempurna : bacaan, diskusi, tulisan, dan latihan public speaking. Tidak ketinggalan, Kakak-kakak BRAIN yang terus menjaga komunikasi satu sama lain termasuk dengan adik-adik, juga akan tetap berkomitmen dengan tanggungjawabnya di rumah LKM.

Because we’re too strong to be defeated only by the wind. We can keep the harmony flowing in our room. We can trust and support each other, we can be responsible, and sure, we can deal with any kind of conditions. YES, WE ARE COOL!





Kamis, 13 September 2012

time

my champion? si kamu? juara aku? pangeran pendusta?
hahahah,, istilah-istilah yang 'alay' di masa lalu sepertinya.
jatuh cinta, patah hati, galau, segala macam?
itu terjadi terus kok dalam hidup. so just say hi to those things.
when the time is running out, so just goodbye to them. hahahah
Intinya sih, semua ada waktunya masing-masing.
kapan kita alay, kapan kita galau, kapan kita lebay, kapan kita sedih bercucuran air mata, dan kapan kita senang sambil berjingkrakan, ada waktunya masing-masing.
Just want to share sih, gue sekarang lagi menikmati hidup aja.
masa-masa alay kaya ABG itu sudah harus lewat.
masa-masa galau juga harusnya sudah lewat.
terus sekarang masa apa?
masa nya menikmati hidup!
masa nya menjadi orang yang lebih bijak dan mampu bersikap dewasa.
masa nya kembali ke tujuan hidup, "living for the sake of others".
masa nya juga memenuhi segala tanggung jawab yang diamanahkan.
tanggung jawab jadi mahasiswi, tanggung jawab jadi pengurus organisasi, tanggung jawab jadi anak perempuan di dalam keluarga, dan tanggung jawab lain-lainnya.
keep fighting! :) :) :)

funny

Ketika membaca ulang tulisan-tulisan di blog ini yang dimulai sejak tahun 2010, rasanya malu pada diri sendiri. Kenapa dulu saya begini? Kenapa dulu saya begitu? Rasanya ingin menghapus semuanya agar orang tak tahu saya yang dahulu. Nadia ya seperti yang saat ini adanya. Jangan dilihat yang lalu-lalunya.
Tetapi, seketika tangan saya berhenti. Terpikir kembali apa alasan saya ketika menulis. I just want to write my story, in order to reminds me that it had happened. 
Ya, sebenarnya tulisan-tulisan tersebut adalah bagian dari diri saya sendiri. Penggalan-penggalan kisah dan karakter saya di masa lalu.
Boleh jadi, sekarang saya sudah berumur 20 tahun. Boleh jadi, sekarang saya sudah lebih rasionalis dan berusaha bersikap dewasa. Tetapi, semua itu tak akan terbentuk tanpa adanya proses yang saya jalani di waktu lalu.
So, this is me. If you have a problem with it, that's your own problem.
Hahahah..
me with everything i am.. :)

Minggu, 15 April 2012

change

Seiring dengan nafas yang masih berhembus, waktu yang terus berdetak, dan angin yang bertiup..
segalanya pasti berubah.
nothing remain constant, but change.

Sabtu, 17 Maret 2012

tittle isn't needed

namun, yang paling ku ingat saat ini adalah sakit.
ya, hanya sakit itu yang tersisa, begitu terasa.
di sini, di hati ku.

Everything You Do

Aku ingat ketika pertama kali kau mulai menggoda ku dengan tingkah lucu mu. Aku tahu saat itu kau tidak serius.

Aku ingat ketika itu aku sama sekali tidak pernah memperhatikanmu.

Aku juga ingat ketika kau bilang “Nadia, kapan kita kemana?”

Suatu pertanyaan konyol yang membuat aku tertawa.

Aku pun ingat ketika akhirnya kita mulai saling mengirim pesan. Kau yang semena-mena minta dibawakan bekal makan olehku yang notabene tidak bisa memasak -,-

Entah sihir macam apa yang terjadi, aku malah senang dan mulai belajar memasak. Seringkali aku memikirkan dan beberapa kali memasak makanan dengan tangan ku sendiri. Maksudku hanya satu, yaitu membawakannya suatu hari pada mu, walaupun pada akhirnya hanya terwujud satu kali selama kita bersama.

Aku juga ingat ketika mulai terjadi crush antara hati dan pikiran ku. Am I falling in love with you? Damn, I might be crazy! Kamu dengan segala tingkah aneh mu yang sama sekali tidak pernah cocok dengan kategori The Man I Wanted. Tapi justru kamu yang pada akhirnya memenangkan hati ku.

Pada awalnya aku tidak tahu apa alasan sampai ku jatuh hati pada mu. Namun, seiring berjalannya waktu, seiring lebih mengenalmu, seiring juga keyakinanku untuk mengatakan I know the reason! I’ve found it!

The way you smile, the way you laugh, the way you touch my heart, the way you treat me, all the ways you do. Ya, everything you do makes me know how much I love you.

--Angkot 31-Cipinang Muara, 17 Maret 2012, 11:30 WIB

me - the future diplomat

My name is Nadia, I’m going to reach 20th years old. I think about how to be a future diplomat for Indonesia. I’m not studying in International Relationship program, I’m studying in State University of Jakarta, in Management study program. I love teaching English for children. I became the private teacher and also one of course’s teacher. I have many activities, such as activities in Lembaga Kajian Mahasiswa (LKM UNJ), join some seminars and training, becoming Liaison officer (LO) for some events, etc. I believe these activities can be my preparation for becoming a future diplomat for Indonesia.

When I was a child, I was just a little girl who loved to play with Barbie. I didn’t had many friends. In junior high school, I still can’t open my self. I can’t show off my ability to people around. But, when entered 12 Vocational High school, I felt like I have found a right place to open up my heart and mind. I found my desire. 12 Vocational high school has English Debating Club, I joined this club since I love study English.

In this club, I learnt to be a Truly Champion. Not only to win the competition in the stage, but also win all the obstacles you faced. I learnt to be not defeated by the condition. This club not only practiced me in English Debating but also constructed my mentality. I became the leader of the team and won some competitions. Especially, in National Level.

Entered State University of Jakarta, I joined in LKM UNJ. LKM is a scientific organization that has 3 focuses : discussion, writing, and public speaking. In the first year, I was become a staff of Public Speaking Division. But now, LKM trust me to become a head of Human Resource Development Department. I have 5 staffs who help me to realize the programs of this department, such as Managerial training, orientation for the new members, scientific writing training, public speaking training, social research and development program, etc.

I also became LO in some events, like SEAGAMES XXVI in Jakarta and LO for the participants of International Seminar and Conference. I like to involve in International events. I like to introduce Indonesia for the foreigners. I like to be the representative of Indonesian good people. I also like to spread the universal values to create peace around the world. That’s why now I’m in the process of becoming Youth ambassador for peace. I joined some seminars and training held by Universal Peace Federation. I want to realize the principle of “living for the sake of others”.

By those activities above, I lead my self to be the person who lives for the sake of others. I lead my self to be the truly champion, I lead my self to be a good future diplomat who can fight in International competition. I lead my self with hope to also lead other people for making Indonesia betterment.

Rabu, 07 Maret 2012

at this time, we should say goodbye

Bila memang aku tulang rusuk mu,
ku akan kembali pada tubuh mu itu..

Sabtu, 25 Februari 2012

my champion :)

hey kamu yang jauh di sana. Harus selalu baik-baik saja ya, sehat, bahagia, dan senyum semangat ;)

Champion itu berarti juara. Tapi tidak selalu juara dalam sebuah kompetisi. Contohnya kamu. Kamu bukan juara lomba balap lari di pikiran aku, atau lomba renang di kolam hati aku, apalagi juara makan kerupuk *halah. Hahahahha

Kamu juara di hati aku. Juara ngadepin aku tiap kali ngambek, juara bikin aku tenang tiap kali sakit, juara juga bikin aku khawatir kalo kamu ga ada. Hahahah

Sekarang saatnya kamu harus jadi juara sesungguhnya. Juara yang tidak pernah menyerah menghadapi tantangan. Juara yang bisa mengendalikan segala emosinya. Juara yang tidak hanya memikirkan diri sendiri. Juara yang hidup untuk kepentingan orang banyak.

You should be good there. Don't think too much about the barriers you faced. Keep smiling, i know you're strong my champion :)
I will also be good here. Our life is precious. Enjoy every second of this life and keep believing that everything will be beautiful at the right time and in the right place :)

Minggu, 29 Januari 2012

Grand Design ??

“Setiap Brain-ers wajib membuat tulisan mengenai Grand Design LKM!”, salah satu kalimat dalam rapat BPH menjelang pelantikan anggota LKM UNJ 2012.

Saya tidak tahu apa yang harus saya tuliskan dalam tulisan ini. Tapi saya tetap membiarkan jari-jari saya ini berayun di atas keyboard laptop, karena saya yakin akan mendapat view yang mendekati tepat.

Grand Design, yang terlintas di benak saya kala mendengar kalimat ini adalah rancangan yang besar. Dengan latar belakang bahasa inggris yang saya miliki, saya mencoba menafsirkan. Grand berarti besar, design berarti rancangan. Maka, jika saya disuruh membuat Grand Design LKM, artinya saya harus membuat rancangan besar mengenai LKM selanjutnya. Bukan besar dalam arti kata sebenarnya, tetapi besar karena dapat membuat LKM menuju Arete atau keutamaan (meminjam istilah yang biasa disebut Kak Rianto).

Dengan penafsiran seperti di atas, saya berusaha membuat grand design dengan landasan ilmu Manajemen yang saya pelajari di ruang kelas. Mengapa dengan prinsip manajemen? Karena LKM memiliki tujuan. Untuk mencapai tujuan tersebut, kita membutuhkan manajemen.

Dalam buku Essentials of Management, karangan Weihrich and Koontz, Manajemen didefinisikan sebagai berikut : “Management is the process of designing and maintaining an environment in which individuals working together in groups and efficiently accomplish selected aims.”

Dari definisi di atas, tergambar 5 prinsip Manajemen, yaitu : Planning, Organizing, Staffing, Leading, and Controlling. Bila saya ingin membuat grand design dengan cara ini, artinya saya harus menerjemahkan kegiatan-kegiatan harian LKM ke dalam bentuk baku prinsip Manajemen ini.

Environment yang berusaha kita manage adalah LKM. Kita (pembelajar-pembelajar di LKM) jelas menginginkan agar LKM bersama manusia-manusianya mencapai keunggulan komunitas. Unggul dalam pengetahuan dan kebijaksanaan. Dengan tujuan tersebut, mari kita masukkan kegiatan-kegiatan LKM agar sesuai dengan prinsip Manajemen yang ada. Lima definisi prinsip manajemen di bawah, masih saya ambil dari buku yang sama dengan sebelumnya.

Planning

Planning : Selecting missions and objectives as well as the actions to achieve them, which requires decision-making. Orang-orang di LKM sudah mahir dalam membuat perencanaan. Mulai dari penetapan Motto dan Prinsip LKM, hingga keseluruhan program kerja yang akan dilaksanakan dalam satu kepengurusan. Setiap detail program kerja dibahas dalam Raker (rapat kerja) yang dilaksanakan dari pagi hingga bertemu pagi lagi dalam kurun waktu 2-3 hari. Dihiasi dengan tanggapan pro dan kontra, hingga akhirnya tersusun proker yang sah.

Semua rencana ini (rancangan proker) tak hanya selesai dibahas dalam 3 hari raker. Masih ada rapat-rapat di kemudian hari, entah rapat BPH entah rapat panitia pelaksana, yang kesemuanya bertujuan untuk memuluskan terlaksananya seluruh rencana ini.

Seperti kalimat, “which requires decision making”, ya benar. Dalam perencanaan, kita memang membutuhkan pengambilan keputusan. Sebagai contoh, keputusan untuk apakah perlu diadakan LKM expo, apakah kreatis dijadikan syarat pelantikan, apakah tema untuk kreatis lanjutan. Semuanya memang membutuhkan “decision making”. Tanpa decision making, tak akan ada aksi yang dilancarkan.

Perencanaan yang perlu dilakukan LKM adalah perencanaan yang tidak hanya matang mengenai apa yang ingin dicapai, tetapi matang dalam hal penetapan strategi-strategi pelaksanaannya. Misalnya, membiasakan membuat shortterm planning untuk aksi-aksi yang perlu dilancarkan dalam waktu dekat. Serta berinovasi menciptakan alternative-alternatif strategi dalam rangka pelaksanaan tujuan tersebut.

Organizing

Organizing : establishing an intentional structure of roles for people to fill in an organization. Manajer-manajer yang ada di LKM perlu merumuskan span control bagi orang-orang yang ada di LKM. Maksudnya mengatur sedemikian rupa agar segala kegiatan dalam rangka pencapaian tujuan LKM dapat berjalan dengan baik (terorganisir). Siapa yang akan berperan untuk penggerak kegiatan harian, siapa yang berperan mengenalkan LKM kepada para New Comers, dan siapa yang akan terus berperan dalam melestarikan budaya baca, menulis, dan berdiskusi di LKM. Tentunya, kita semua (pembelajar si LKM) memiliki peran di sini.

Prinsip Organizing sebenarnya bisa kita lihat dengan lebih sederhana. Sebagai contoh, Joko diamanahkan sebagai ketua pelaksana untuk acara pelantikan anggota LKM. Bagaimana dia mengatur agar teman-temannya berkontribusi sesuai fungsi masing-masing juga dapat saya sebut sebagai pelaksanaan prinsip Organizing.

Ia membangun struktur agar Kamil yang berperan sebagai koordinator perlengkapan, bergerak mencari tempat yang layak dijadikan lokasi acara serta menyediakan peralatan untuk keperluan pelantikan. Ia juga mengatur agar Egi berperan sebagai orang yang membantu keperluan administratif, seperti membuat surat dan form penilain juri. Lebih sederhananya lagi, dapat dilihat dari bagaimana Joko mengadakan rapat dengan panitia pelaksana yang lain.

Contoh yang lebih general lagi mungkin seperti ini. Ami adalah kepala divisi Public Speaking di LKM. Prinsip Organizing ia jalankan dengan cara mengatur jadwal kegiatan Public Speaking Day setiap hari selasa. Ia mengatur siapa PJ PSD di hari selasa ini, dan siapa PJ untuk hari selasa berikutnya. Ia mengatur sedemikian rupa hingga tersusunlah kurikulum Public Speaking Day selama satu kepengurusan.

Mengutip kalimat dari Laura Dias dan Amit Shah dalam bukunya Introduction to Business, “Operationally, organizing means allocating resources, assigning tasks, and establishing procedures for accomplishing the organizational objectives.” Contoh-contoh kegiatan yang telah dilakukan Ami dan Joko mencerminkan apa yang dimaksud dalam kalimat Laura Dias dan Amit Shah tersebut.

Prinsip Organizing ini perlu dijalankan oleh siapa pun yang berada di Manajemen LKM, artinya seluruh pengurus. Karena setiap dari mereka memiliki peran di dalam keberlangsungan lembaga yang dicintai ini.

Staffing and Leading

Staffing : Filling, and keeping filled the positions in the organization structure. Singkatnya, Staffing adalah melakukan pengisian orang-orang ke dalam struktur organisasi. Seperti yang dilakukan Kak Rianto (Formattur – saat ini ketua) dan Kak Naufal (mid-formattur – saat ini Kadiv. Penulisan) pasca RTA kepengurusan 2010-2011. Mereka merancang struktur organisasi LKM dengan 8 Badan Pengurus Harian (BPH) di dalamnya. Tentu prinsip Staffing telah terlaksana dalam hal ini.

Namun, ada yang perlu kita jadikan perhatian. Staffing tak sebatas Filling, but also ‘keeping filled’. Atinya, perlu dilakukan suatu tindakan untuk menjaga agar struktur organisasi yang telah terbentuk tetap terisi hingga akhir kepengurusan. Hal ini menjadi sulit, mengingat setiap pengurus LKM mempunyai ‘multiple role’ dalam kehidupannya masing-masing. Sudah ada beberapa kasus pengurus yang mundur tanpa berita, atau yang tiba-tiba menghilang kemudian muncul lagi. Hal ini menjadi dinamika tersendiri bagi organisasi LKM, loyalitas bermain di sini.

Seperti yang pernah saya alami sendiri. Sejak sekolah, saya merasa debat bahasa Inggris adalah dunia saya. Namun, ketika kuliah saya menemukan dunia baru, yaitu LKM. Suatu ketika ada kompetisi yang dilaksanakan sebagai wadah seleksi untuk mencari perwakilan UNJ ke ajang National University English Debate Competition (NUEDC). Kompetisi ini tentu sangat bergengsi, apalagi untuk saya yang notabene telah menjadi debater. Sayangnya, hari pelaksanaan seleksi ini bersamaan dengan Raker yang diadakan LKM.

Loyalitas saya benar-benar diuji di sini. Akhirnya, pada saat itu saya memilih untuk tidak mengikuti seleksi dan tetap bertahan di LKM. Sampai akhirnya sekarang saya diamanahkan menjadi Kepala Departemen PSDM. Sesuatu yang tak pernah saya duga-duga sebelumnya. Entah dorongan apa yang membuat saya mengambil keputusan seperti itu. Mungkin kalian yang sekarang masih bertahan di LKM pun pernah merasakan hal yang sama dengan saya, bahkan mungkin lebih berat.

Untuk ke depannya, tentu diperlukan perekat yang lebih ampuh untuk ‘keeping filled’ ini. Loyalitas terhadap organisasi jelas amat sangat diuji di LKM. Perekat bukan saja hal-hal yang bersifat visioner, tetapi juga yang bersifat humanis. Kembali saya meminjam istilah, kali ini dari Kak Tengku, “Di LKM kita memerlukan keseimbangan antara humanis dan visioner”.

Kita boleh saja mengejar visi/tujuan yang ingin dicapai LKM, tapi kita tetap juga harus menjaga keharmonisan relasi humanis yang ada di LKM. Persahabatan juga dapat menjadi perekat yang ampuh. Berjuang belajar bersama sahabat tentu akan lebih menyenangkan daripada berjuang dan belajar sendiri.

Leading : influencing people so that they will contribute to organizational goals. Pemimpin. Ya, pemimpin atau di LKM kita sebut sebagai ketua, tentu sangat signifikan pengaruhnya dalam manajemen LKM. Meminjam lagi kalimat ka Anto, “Great LKM comes from Great People”. Saya tambahkan sedikit, “Great people needs A Great Leader”. Kumpulan orang-orang yang hebat belum tentu melahirkan LKM yang hebat tanpa adanya pemimpin. Mengapa? Karena tanpa pemimpin, semua akan berebut wewenang untuk melakukan ini dan itu. Maka, yang timbul adalah bentrokan kepentingan di sana sini.

Pemimpin sepatutnya mampu memengaruhi, mendorong, dan memberikan motivasi agar kumpulan orang-orang dalam tim nya mampu berkontribusi secara optimal untuk pencapaian tujuan organisasi.

Controlling

Contolling : Measuring and correcting individual and organizational performance to ensure that events to conform to plans. Keempat prinsip di atas, tak akan berarti tanpa adanya Controlling. Setiap kegiatan Planning, Organizing, Staffing, dan Leading, perlu diikuti dengan kegiatan Controlling. Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah setiap tahap pencapaian tujuan terlaksana on the track. Sesuai dengan jalurnya, tidak membelok atau melenceng sedikit pun.

Contoh penerapan sederhana di LKM, untuk memastikan bahwa budaya membaca buku tetap berjalan, dilakukan reading report setiap sebelum atau sesudah kajian rutin. Atau untuk mengecek progress tiap program kerja, dilaksanakan rapat BPH tiap dua bulan sekali atau sesuai kebutuhan. Hal-hal ini perlu untuk dipertahankan dan bahkan ditingkatkan demi memastikan kendaraan LKM kita tetap on the track. Maka, kelima prinsip Manajemen tersebut dapat terimplementasi dengan baik di LKM. Selanjutnya, kita pastikan bahwa ‘selected aims’ dari LKM telah tercapai melalui proses Manajemen ini.

Ah, rumit sepertinya. Kemudian saya mencoba berpikir lebih sederhana. Grand Design LKM, bisa saja diartikan apa harapan saya untuk LKM ke depan nya. Saya bukan arsitek, saya hanya salah satu manusia pembelajar yang ada di LKM. Artinya, saya tidak mungkin merancang suatu proyeksi yang luar biasa untuk dijalankan di LKM. Saya hanya bisa berharap dan berusaha bersama para sahabat untuk mewujudkan harapan itu. Tidak sendirian tentunya.

Epilog : Harapan

Saya mungkin bisa merancang agar LKM sesuai dengan prinsip-prinsip Manajemen, namun hal ini hanyalah akan menjadi sebuah tulisan yang kemudian dilupakan jika saya tidak mengajak para sahabat pembelajar semua untuk bersama-sama menuju keutamaan LKM. Artinya, yang paling penting di sini adalah Eros (hasrat). Hasrat dari manusia-manusia di LKM untuk menjadi Sophos (orang yang bijaksana). Hasrat untuk terus menggali ilmu pengetahuan, hasrat untuk terus membudayakan baca,menulis, dan retorika, serta hasrat untuk jangan sampai membuat LKM bersedih. Sedih karena manusia-manusia di dalamnya tidak lagi mencintai dirinya.

Sekian yang bisa saya sampaikan mengenai Grand Design dalam benak saya yang masih belum bijaksana ini.

Kamis, 26 Januari 2012

finish line

Ternyata kau benar-benar menyelesaikannya.
Semua kerumitan itu dengan mudah kau selesaikan.
Kau hempaskan aku dari kisah mu.
Maka kau dengan bebas kembali ke masa lalu mu.
Everything is easy for you, right?
If you said, it was hard for me, ya for sure i can say that.
it's hard.
i'm just not ready to step the finish line.
i never thought about it yet.
but suddenly, the finish line come and force me to face it.
i need a time.
for sure, i need a time to realize that you're not here anymore.
you have moved.
but you ever said to me, even you're not here anymore, it doesn't mean the feeling was gone. i can call you sometimes if i really really need you.
i'm trying to believe it and ofcourse i'm trying to keep shining even without you :)

just share : january

Hallo everybadeeeeh :D

Maaf banget baru menyapa kembali blog ini. Hampir sebulan lebih gw tidak mengayunkan jari-jari gw untuk menulis. Banyak alasan untuk hal tersebut, tentunya karena banyak sekali hal yang terjadi dalam hidup gw dalam kurun waktu sebulan lebih ini.

Pernah dibohongi? Atau merasa dibohongi? Gw akan menjawab dengan lantang, ya! Hahahha *bangga banget ya. No no no, gw bukan bangga karena sering dibohongin sama orang. Cuman gw yakin aja sih kalo yang mengalami hal seperti ini bukan cuma gw, melainkan banyak orang. At least, ada beberapa teman yang senasib sama gw. Hahhaha

Ketika lo bener-bener percaya sama orang, percaya kalo dia itu baik, percaya kalo dia itu tulus, dan kemudian lo dipaksa menerima kenyataan bahwa yang lo percayai itu hanyalah kepalsuan. Hahah, sakit ya rasanya.

Entah kenapa, gw gak pernah berpikir bahwa orang-orang di sekeliling gw itu jahat. Yang ada di pikiran gw, semua orang akan baik sama gw selama gw baik sama mereka. Ternyata, ko gw salah yah *merasa dijahati. Hahah..

But anyway, semua itu udah lalu.. Yang pasti gw selalu percaya apa pun yang terjadi dalam hidup gw pasti menyimpan hikmah tersendiri yang nantinya justru akan amat sangat bermanfaat buat diri gw. Entah menjadikan diri gw lebih tangguh, lebih bijaksana, atau menjadikan gw sebenar-benarnya “Trully champion”. *halah :p

Masih banyak lagi guys yang terjadi. Selanjutnya adalah dipaksa untuk keluar dari kondisi yang bikin lo nyaman banget. Yeay, we call it “comfort zone”. Keluar dari comfort zone gw akuin emang berat berat beraaaaaaaaaaaaaaat banget rasanya. *beratnya tiga kali biar lebih dramatis

Kalian pasti pernah deeeeeh ngerasain hal kaya gitu. Nah, apa yang kalian lakukan untuk berhasil keluar dari zona nyaman itu? Let me know ya kalo kalian punya saran. Jujur aja, gw belom bisa untuk keluar dari kondisi ini. Heheh…

Yang terjadi sama gw gak melulu yg sedih-sedih ko.. Gw juga punya banyak cerita yang menyenangkan. Minggu lalu gw abis liburan ke Bandung donggggg doooonggg :D Bahagiaaaa banget rasanya bisa keliling ke tempat-tempat yg gw mau. Wiiiwww wiiiw… hihi

Tanggal 19 januari, hari kamis lalu, gw bersama rombongan cengceremen ditambah kaka gw (penyelundup dari angk.08) berangkat ke Bandung. Tepatnya ke daerah Buah Batu, rumahnya si Kidut. Itu lhooo temen gw Rizki yang badannya ndut. Eheheh..

Kita di Bandung dari tanggal 19 itu sampai hari Minggu nya, yaitu tanggal 22. Gw dan rombongan keliling Dago, keliling Cihampelas, keliling Braga, keliling jalan Riau, sampai keliling Lembang juga!! Asik kaaan…

Ehiya, gw kasitau dulu nih siapa aja rombongannya. Gw sendiri, Nadia cantik yang katanya bawel (heheh), Yuda abang gw yang mendadak ikut karena gantiin Faris, Vifah sahabat gw yang super penakut, Eni si ningnongku sayang, Raymond pemilik hidung termancung di kelas gw yg kocak abis, Denni yang jadi galau semenjak punya pacar (peace den :P), Ageng si co-driver yg suka ngomong Hadeeeh, dan tentunya Rizki yang punya rumah dan sponsor utama dalam liburan cengceremen kali ini. Hahhahah..

Liburannya super duperrrr menyenangkan. Ngakak bersama, diselingi galau bersama, shopping bersama, dan tentunya makan dan tidur bersama. Setiap hari bahkan setiap jam, ada aja yang jadi bahan ketawaan. Perut aja sampe keram karena ketawa terus. Emang deh cengceremen juara banget bikin gw seneng :D

Sepulangnya dari Bandung, kita semua langsung liat IP masing-masing. Dan kalian tau apa yang terjadi sama gw?? Nilai agama gw E. E pemirsaaaah! E yang tidak lulus itu lho! Astagaaaaaaaaaaaa *meninggal*

Bangun lagi, belom selesai ceritanya. Hahahha

Jadi ceritanya gw bbm-an sama Deti Hapsari ku (my water), minta tolong liatin IP gw. Pada saat itu gw masih di mobil perjalanan balik ke Jakarta bersama cengceremen. Deti bilang gini di bbm, “Nilainya A semua nad, kecuali agama E. Itu pasti ada kesalahan deh”.

Jeger,,jegerrr. Tangan gw langsung lemes dan gemeter. Gilaaaaaak banget masa iya gw dapet E???! Harus bilang apa sama orangtua gueeeeeeeeee? Mau ditaro mana wajah gue yg manis iniiiii? Panik kan? Panik ga? Ikutan panik ya bacanya! Hahahah

Gw langsung hubungin Bahja (sahabat gw yg sayang sekali gabisa ikut ke Bandung), dan Nova (PJ dari matakuliah agama). Dan kemudian gw dapat kabar bahwa satu kelas manajemen nonreg, nilai agama nya memang E semua. Owalaaaaaah…. Ternyata memang ada kesalahan pemirsaaaah.

Jadi ceritanya gini, di awal semester, anak kelas nonreg ngambil mata kuliah agama dan mendapatkan dosen bernama Ibu Zakiyah. Namun karena jadwal kuliah yang bentrok, akhirnya kita ikutan kelas agamanya Pak Yusuf (dosen agama kelas reg). Kita udah lapor ke bagian MKU mengenai pergantian dosen ini, tapi entahlah ternyata sampai akhir semester kita masih tercatat sebagai mahasiswanya Ibu Zakiyah. Sementara yang kita ikuti adalah kuliahnya Pak Yusuf. Yaiyalaaaah jadi gak ada nilainya. Wajar aja sekelas dapet E.

Sekarang nilai itu sedang tahap pemrosesan. Mohon doanya banget banget yaaa agar nilai agamanya bisa berubah jadi A. Amin amin ya Allah.. :)

Mulai dari galau, liburan, sampe shock ngeliat IP udah gw ceritain. Mau denger apalagi hayoo? Lanjutan cerita sebagai LO PA di seagames yaaa? Hahaha,maaf banget gw gabisa lanjutin. Udahan sampe part 3 aja ya. Karena udah kelamaan, euphoria seagames dan feel gw buat nulisnya berasa udah ilang. Heheh

Intinya sama aja ko, ya kegiatan harian gw ngedampingin 6 tamu VIP bowling itu. So hectic but fun :D Yang pasti pengalaman sebagai LO PA adalah pengalaman yang amat sangat berharga dan berarti banget buat gw. Gw belajar banyak hal dari pekerjaan itu.

Okelah, gw sudahi saja cerita gw kali ini ya. Semoga kalian tak jemu-jemu membaca postingan di blog ini yang kebanyakan isinya curhaaaaaaaaat semua. Salam hangat terdahsyat dari Cahaya di tanjung priuk. Hahahah :p

*cahaya = nama tengah gw. Gak bingung kan? :p



@ kampung gajah *belakang : Raymond *Depan dari kiri : Nadia, Vifah, Yudha, Rizki, Eni



me with Eni -ningnong :D



Buah batu in the morning - Raymond, Nadia, Vifah :)

Rabu, 30 November 2011

catatan sang LO PA *part 3

Hallo apa kabar semuanya?? Selamat pagiiiiiiiiii :D

Selamat menyambut bulan desember yaaa, selamat ulangtahun juga buat kamu yang lahir di tanggal 1 Desember :)

Oke, sampailah kita di catatan sang LO PA part ke-3. Siap-siap menyimak yaaa, aisadaaap..

12 November 2011

Yap, hari ini tamu yg gw handle sudah berjumlah 3 orang. Siapa aja mereka? Yuk, gw ingatkan. Ada Mr. JJ dari Amerika, ada pasangan ayah anak Mr. Terence dan Mr. Derik dari tanah Malaka :D

Ini adalah hari sabtu dan harus menyenangkan. Gw berniat malam ini akan pulang ke rumah. Gw mau pulang dan bermanja-manja sama papa mama. Pengen makan disuapin, pengen juga dipijetin kakinya sama papa sebelum tidur. Huahahaha, udah cengar cengir aja bayanginnya :P

Tapi sebelum hal itu semua, gw harus menjalani tugas gw sebagai LO di hari sabtu ini. Masih ingat kan semalam gw numpang nginep di hotel? Yak, tapi gw gak tidur di kamar 507 yang bersejarah itu, hahha. Gw tidur di kamar lain yang kebetulan malam ini bisa digunakan oleh panitia. Bangun tidur ku terus mandi, tidak lupa menggosok wc.. eh gosok gigi maksudnya! Hahah *jayuz

Setelah selesai bersih-bersih, cantik, dan siap menjalani hari, gw turun ke lantai 5. Ke kamar 507 tempat yang lain menginap. Ada Peppy sama Mas Abi doang yang sudah melek. Yg lain? Masih di alam mimpinya. Huahhh.. Eh tapi ada juga yang uda harus ke helpdesk untuk kembali bekerja, yaitu mereka-mereka yang dapet gilirah shift pagi (mas Fauzy dan siapa lagi gw lupa, heheh maap yak).

Karena jatah sarapan dari tiap kamar hotel hanya untuk 2 orang, maka tak semua dari kita bisa sarapan di hotel. Kuota itu diserahkan pada lo + vo hotel yang bertugas shift pagi. Gw dan yang lainnya ya cari makan sendiri lah yaaa. Eits tenang aja, gw masih punya mie instan dalam cup yang bisa langsung diseduh. Peppy yang amat baik hati menyeduhkan mie tersebut buat gw sarapan. Hahah, maacih peppy.

Semua lo + vo hotel sudah lebih tua dari gw, dari segi umur. Ditambah lagi, mayoritas dari mereka adalah laki-laki. Wah, betapa bahagia nya gw serasa punya banyak abang. Gw yang aslinya memang punya 1 abang laki-laki yang deket banget sama gw, tentunya bahagia dapet 7 tambahan abang baru. Mereka semua baik sama gw. Walaupun kadang jail dan sering megolok-olok gw dengan candaannya, tapi mereka adalah penguat gw untuk menjalani hari-hari selama menjadi LO di event ini. Mereka senantiasa menghibur di kala gw sedih, mereka juga selalu siap sedia di kala gw membutuhkan bantuan.

Eits, bukan cuma 7 cowo itu yang baik. Masih ada Reni dan Mba Ira juga. 2 LO wanita ini juga tidak keberatan gw tumpangi kamarnya. Malah, mereka sering ngajak gw ikut sarapan di hotel, padahal kan gw ga punya kuota di situ, heheh. Pernah, karena gw ga dapet jatah sarapan di hotel, Mba Ira bawain gw roti gandum kesukaan gw. Mba Ira rela manggangin rotinya dan ngebungkus pake tisu agar bisa dibawa ke luar restoran hotel dan diberikan pada gw yang ada di helpdesk. Waaa, terimakasih mba, jadi kenyang deh :)

Reni, gadis asal Semarang ini, juga baaaaaiiiiiiiik. Reni bisa jadi temen gossip yang asik, bisa jadi partner kerja yang professional, bisa jadi temen yang lucu, dan bisa juga jadi kaka yang perhatian dan mau mengalah. Wiwiiiiiiiiw,, betapa beruntungnya gw bertemu kalian-kalian ini.

Next, ke pekerjaan gw. Jam 9 gw anter Mr. JJ ke venue bowling. Setelah itu, gw balik lagi ke hotel untuk menunggu Mr. Terence and Derik. Selesai mereka sarapan, gw dan mereka menuju venue bowling. Bertemu lah gw dengan sahabat-sahabat LO, ada Arin, Oby, dan Adi. Eits, hari ini ada tambahan 1 orang lagi. Namanya Vika. Dia adalah LO untuk kontingen Brunei Darussalam. Ternyata dan ternyata, Vika adalah kaka kelas gw di UNJ. Hahah, dunia sempit yah :p

Sekitar jam 2 siang, Mr. JJ minta balik ke hotel. Tapi kemudian dia bilang, mau pergi ke Plaza Indonesia pada pukul 4 atau 5 sore. Dia nanya apakah mobil available buat dia. Gw tidak bisa memutuskan ini langsung. Gw izin dulu ke Mr. Terence dan Derik untuk pergi sama Mr. JJ. Dan sangat beruntungnya gw, 2 tamu gw ini amat sangat pengertian dan tak mau merepotkan gw. Mereka bilang, gw bisa pergi dan tak perlu mengkhawatirkan mereka. Mereka akan kembali ke hotel dengan Mr. Daniel, seorang NTO bowling yang juga menginap di hotel yang sama. Langsung saja gw kabari Mr. JJ kalau gw bisa pergi sama dia jam 4 sore ini.

Sesuai janji, jam 4, gw dengan Mr.JJ bertemu di lobby hotel dan siap cusss ke Plaza Indonesia. Azek azek, hahah. Sesampainya di sana, Gw dan Mr. JJ walking-walking around lah yaa. Selayaknya orang yang mau shopping aja. Kemudian tibalah kami di depan sebuah toko coklat. Mr. JJ adalah penyuka coklat, sama kaya gw. Hahah.. Dia membeli 1 kotak coklat, yang terdiri dari beberapa coklat bulat-bulat berbalut kertas berwarna emas dan silver. Gw gak ngitung berapa jumlahnya. Kemudian dia juga membeli beberapa cookies coklat. Karena dia tau gw juga suka coklat, dia ngebagi coklat dan cookies yang dia beli ke gw. Waaah senangnya :D

Sekitar jam 6 sore, dia bilang laper dan pengen makan sushi. Sampailah kita di sebuah restoran sushi yang ada di dalam Plaza Indonesia. Gw bilang ke dia, silahkan makan saja, gw akan menunggu. Tapi dia nolak, dia bilang dia akan traktir gw buat makan bareng dia. Hahaha, beruntung lagi deh gw :D

Selesai makan, kami kembali ke hotel karena hari juga sudah malam. Di perjalanan pulang dia foto-foto objek yang kami lihat. Dia sempet juga foto lobby plaza Indonesia, terus dia foto Bundaran HI dan gedung-gedung di sekitarnya.
Kalian tau sendiri kan, gw suka suka suka banget sama Bundaran HI, jadi langsung aja gw certain ke Mr. JJ tentang sejarah dan kehidupan social di sekeliling Bundaran HI. Hehehh.. Gw juga sempet jelasin ke dia tentang Monas, patung kuda, dan beberapa gedung Pemerintahan yang kami lalui.

Sebelum jam 9, kami sudah tiba di hotel. Mr. JJ menuju kamarnya. Begitu pun gw yang menuju kamar 507. Gw angkut semua barang-barang gw dan siap dijemput Yuda (abang gw). Mas Abi bantu gw bawa barang-barang tersebut dan nganter gw sampe ketemu Yuda di luar hotel. Terimakasi Mas Abi… Yeay, I’m ready to go home :D

13 November 2011

Pagi-pagi, gw udah packing buat nginep lagi nanti malam di hotel. Gw pengen nginep aja biar gak bolak-balik ke rumah. Biar hemat coy, soalnya kalo gak dijemput Yuda, gw akan pulang ke rumah naik taxi, dan itu lumayan boros. Hahah

Hari ini gw akan ke airport (lagi). Gw akan jemput Mr. Kevin – tamu VVIP gw, dan Mrs. Vivien. Mr.Kevin adalah warga negara Amerika, dan Mrs. Viven adalah warga Negara Hongkong. Mereka adalah pejabatnya asosiasi bowling dunia coy. Mantep gak tuh, hahah.

Pesawat mereka akan landed jam 13.15 di Soekarno Hatta Airport. Jam 10 pagi gw udah siap dengan MerC pesanan gw untuk berangkat dari venue bowling menuju airport. Kurang lebih 1 jam, gw udah tiba di airport. Seperti biasa, gw mengurus apa yang harus diurus demi kedatangan 2 tamu gw ini. Setelah itu, gw lari-lari aja di airport. Ngapain nad? Ngejar Rangga! #syuting ada apa dengan cinta. Hahahahah

Hampir jam 1 siang, Pak James dan Pak Aswin datang. Mereka sengaja menyusul ke airport untuk menyambut Mr. Kevin dan Mrs. Vivien. Tamu gw landed, mereka disambut Pak Aswin dan Pak James, kemudian masuklah mereka ke MerC gw. *ehh, sejak kapan gw punya MerC?! :p

Alhamdulilah yaaah, semua berjalan lancar. Mereka langsung check in di hotel. Gw balik lagi ke venue bowling. Jangan lupa lho, 3 tamu gw masih ada di venue, dan gw bertanggungjawab atas mereka. Heheh.. Sisa hari itu berjalan dengan lancar. Semua tamu sudah kembali ke hotel, dan gw pun tenang. Saatnya beristirahat.. :)

Wait, wait, ada yang terlewat untuk gw ceritakan. Gw lupa di tanggal berapa tepatnya, yang pasti sebelum tanggal 13 ini, gw berkenalan sama 3 orang panitia bagian konsumsi untuk tamu-tamu gw. Jadi, mereka ini lah yang bertanggung jawab atas makan tamu-tamu gw ketika di hotel. Kalau di venue, lain lagi, kan sudah ada Anna, Mba Okta, dan Kevin. Kevin adalah mahasiswa UI dengan perawakan cina. Matanya sipit-sipit gitu. Orangnya asik deh.

Yak, 3 orang yang di hotel ini adalah Sapta, Mba Ica, dan Ibu. Gw gatau namanya Ibu siapa, karena beliau adalah seorang dosen, gw panggil-panggil aja Ibu. Berasa sama dosen sendiri. Sapta adalah cowo bertubuh tidak kurus dan tidak gemuk, berkulit hitam pahit, eh hitam manis deh, dan berambut gaya spike. Mba Ica, gadis cantik berkerudung, yang mengenakan behel di gigi nya, dan tak lupa memegang hp BB. Ibu, wanita yang sudah amat dewasa tentunya, mengenakan kerudung juga, ya tampang-tampang seorang Ibu Dosen lahh..

Heheh, itu dia tambahan orang yang gw temui. Eh ada juga tambahan informasi, Mas Abi ternyata gak pendiem! Dia lucu ternyata pemirsaaaaaaah. Masa diem-diem gitu ternyata pemerhati boyband. Hahahahah,, Dia tau tentang Bisma dan boyband Sm*sh nya, lumayan hapal juga yang lagu senyum semangat. Dia juga tau lagunya Sammy yg lagi gw suka. Itu lho yang sedang apa dan di mana. Lagu-lagu yang ada di hp nya kebanyakan sama kaya yg ada di hp gw. Luar biasa! Seneng deeeeh ketemu orang yang selera musiknya sama. Jadi bisa gila-gilaan menyanyi bersama, hahah.

14 November 2011

Wah, sudah 7 hari aja nih gw bekerja sebagai LO PA. Tamu gw udah ada 5 orang. Dan sore ini akan menambah satu orang lagi. Lengkap lah sudah tamu gw yang berjumlah 6 orang.

Tamu yang akan datang adalah pejabat bowling dari Thailand. Namanya Mrs. Suwalai. Tamu yang satu ini tuh yaaaa, juaraaaaaaaaa banget baiknya. Nanti deh gw ceritain.
17.40 adalah waktu landed nya beliau di airport. Gw udah siap menyambut beliau di airport bersama Mr. Kim dan Bayu. Mr. Kim adalah coach nya kontingen Thailand. Mr. Kim berasal dari negeri Ginseng, Korea. Sedangkan Bayu adalah LO untuk kontingen Thailand.

Hectic banget deh di airport. Jadi ada kesalahpahaman gitu. Gw udah takut banget Mrs Suwalai bakal complain. Sebagai LO yang bertanggungjawab atasnya, gw feels guilty banget.

Tapi ternyata pemirsah, Mrs. Suwalai sama sekali gak marah. Keluarnya beliau di gate, dia langsung tersenyum ramah sama gw, Bayu, dan LO+VO airport. Gw langsung nyamperin dia dan minta maaf atas kesalahpahaman di dalam. Tapi dia dengan lembut mengusap tangan gw dan bilang kalo dia fine-fine aja. Bukan masalah dia bilang, dia ngerti kalo di airport itu emang hectic. Haaaaaah, betapa leganya hati gw.

Berangkat lah kami menuju hotel. Jeng jeng jeng, ternyata ada keribetan lagi di hotel. Bla bla bla, udah hamper 10 menit belum beres juga. Berhubung Mrs. Suwalai harus segera menuju suatu tempat untuk urusannya, gw bilang aja sama beliau untuk pergi dulu mengurus urusannya. Gw minta Bayu yang Alhamdulilah masih bareng-bareng gw buat nemenin Mrs. Suwalai. Gw sendiri tetap di hotel dan mengurus barang-barang Mrs. Suwalai untuk check in.

Blab bla bla, urusan check in beres. Barang-barang Mrs. Suwalai udah gw bawa masuk ke kamarnya. Ditambah gw udah telepon housekeeping untuk nyiapin ironing, sesuai permintaan Mrs. Suwalai. Berhubung kamarnya Mrs. Suwalai ada di lantai 32 yang jauh di atas tower hotel, gw minta Mas Abi buat temenin gw. Kebetulan dia memang lagi bertugas shift pada malam itu.

Sambil nunggu housekeeping datang, gw ngobrol sama Mas Abi. Berkeluh kesahlah gw tentang hari ini. Hik hiks *lebay. Hahahah.. Terus pemirsah, gw ngobrolin tentang organisasi sama Mas Abi. Ternyata dia ketua BEM Jurusan di kampusnya lho. Gw juga ceritain tentang LKM ke Mas Abi. Masih inget LKM kan? Organisasi tempat gw bernaung untuk belajar tanpa henti, aisadaaaaap. Hahah,,Gitu deh kalo sesama anak organisasi udah bertemu. Langsung ngobrol sok ilmiah. Gw kasitau ke Mas Abi tentang gaya penulisan feature, bla bla bla.

Housekeeping yang ditunggu belum datang juga. Sedangkan Mas Abi harus balik standby lagi di helpdesk. Yauda gw suruh dia turun duluan ke lobby, dan gw pun menunggu sendirian. Tak lama setelah itu, si abang housekeeping akhirnya datang juga. Selesai urusan ironing, gw turun ke lobby menanti Mrs. Suwalai untuk menyerahkan kunci kamarnya. Mrs. Suwalai datang, pekerjaan hari ini selesai. Gw thankssss banget sama Bayu yang udah nge-backup gw buat nemenin Mrs. Suwalai :)

Gw ngerasa lelaaaaaaaah banget atas semua kejadian hari ini. Ngerasa nge-downn juga dan jadi males ngomong. Gw butuh pulang, gw ga akan bisa tidur kalo nginep di hotel. Gw bergegas ke 507 buat ngambil barang-barang gw. Peppy yang perhatian itu nemenin gw ke 507. Dia nanya-nanya gw kenapa, gw bilang gapapa, gw cuma butuh pulang. Pepy terus nanya, “iya tapi kenapa? Lu nangis ya nad?”. Hahah, gw ga nangis ko pep,, gw cuma butuh pulang.

Barang-barang uda siap, gw turun ke lobby. Duduk di sofa dekat lift. Anak-anak VO + LO hotel kaya khawatir gitu sama gw. Pada nanya, “mau pulang nad? Udah malem lho”. Gw tetap dalam duduk gw dan senyum sok manis seraya menanti Yuda yg akan ngejemput gw.

Anak-anak uda sibuk ngehibur gw supaya gw jangan pulang. Peppy dengan wajah kocak nya, “cilukba” di depan gw. Reni dengan sok asik menyanyi lagu Problem is your friend, mengikuti penyanyi hotel yg sedang live. Ada juga Mas Abi yang nge-dance2 gak jelas sambil cengar cengir. Ada si Sonia juga (catering venue cabor sailing yg ikutan nginep di hotel) yang berusaha ngajak gw senyum.

Lain lagi dengan Mas Fauzy, gaya kelembutannya yang khas itu lhoo, juara! Hahah.. Dia ngedeketin, duduk di samping gw dan ngebujuk gw biar ga pulang.

“kamu di sini aja nad, jangan pulang. Ntar kamu cape. Ini udah malem, kan besok pagi kamu harus standby lagi”, ucap Mas Fauzy.
“aku mau pulang mas, aku mau pulaaaaang”, rengek gw dengan kekanak-kanakan.
“emang kenapa mau pulang? Mau ketemu abang ya?”
“engga, aku mau pulang aja. Mau ngomong sama tembok di kamar aku. Aku tuh butuh tembok mas buat ceritaaaaa”
“yaudah ngomongnya sama aku aja. Anggap aja aku tembok. Yuk, cerita sama aku aja, gausah pulang”
“gak mungkin lah mas aku cerita di sini, kan rameeeee. Aku mau pulaaaaaaaang”, masih dengan rengekan gw.
“yaudah ga di sini ceritanya. Sambil makan yuk ceritanya, apa kamu mau di mana?”
“engga ah mas. Aku pulang aja. Aku gapapa ko, beneran deh”, gw tetep kekeh dengan pilihan gw dan berlagak sok tenang. Mas Fauzy pun berhenti membujuk. Hahahah

Akhirnya yuda datang, Mas Abi nemenin gw lagi sampai ke luar hotel. Taraaaaaaaam, gw pun pulang. Sampai di rumah, langsung makan disuapin mama. Trus sebelum tidur dipijetin kaki nya sama papa. Padahal gw gak cerita apa-apa sama orang rumah, mama papa cuma menyambut gw dengan kasihsayang mereka. Dan luar biasa, hal itu ngebuat gw langsung oke kembali. Gak ada tuh stress lagi, lupa sama semua masalah yang terjadi hari ini. Gw pun tidur nyenyak. Heheh…

Makasi ya buat semuanyaaaaaaaaa yang perhatian banget banget sama gw. Makasi udah manjain gw yang masih kekanak-kanakan ini.

Eits,, buat kalian yang menyimak cerita ini, jangan salah paham ya. Gw gak ada apa-apa sama Mas Fauzy, Mas Abi, Peppy, atau siapa pun. Kami semua sedang sama-sama bekerja dan butuh saling mendukung, itu aja. Mereka adalah partner-partner kerja yang terlampau baik buat gw, makasiii semuanyaaaa, hahahah.




dari atas kiri : Mas Abi (baju garis2 putih), Taofik (batik), Abang Cahirad, Peppy.
tengah : Fadhli (kaos Barca), Reni
bawah : Mas Fauzy (switer garis2 hijau), Mas Anta



Nadia with Kevin - panitia catering venue bowling

Senin, 28 November 2011

catatan sang LO PA *part 2

Haaaaalllloooooooo semuanyaaaa :D
Yuk, kita lanjutkan catatan sang LO PA nya. Sekarang udah part 2 yaa..

10 November 2011

Ini hari kamis, dan ini hari pahlawan. Terus?? Yaudah selamat hari pahlawaaaan! Semoga gw juga bisa jadi pahlawan muda buat negeri tercinta ini, Indonesia :)

Oya, 10 november juga hari ulangtahun salah satu coach gw waktu gw aktif latihan debat bahasa Inggris. Waktu jaman SMK dulu lhoo, hahah. Selamat ulangatahun coach,, kau juga telah menjadi pahlawan dalam hidupku. Aisadaaaaaaaap :p

Haha kelamaan ya gw ceritanya. Oke deh, langsung dimulai. Ini adalah hari ketiga gw bekerja. Tamu gw minta gw udah standby di hotel jam 9 karena beliau mau ke venue bowling. Oya, gw kasihtau dulu. Tamu gw yg dari negeri Paman Sam ini, sebut saja namanya Mr. JJ.

Sebelum jam 9 gw udah sampe di hotel. Ketemu sama anak-anak LO + VO hotel lagi :D
Lalu, gw ke venue nemenin Mr. JJ. Jam 9 gw uda duduk manis di dalem venue bowling yang amat sangat dingin. Brrrrr, bisa beku gw di sini. Gw sms partner LO PA yg tugas di bowling juga, namanya Adyani. FYI, LO PA yg tugas di cabor bowling itu ada 2 orang. Gw sendiri yang bertugas nanganin tamu yg menginap di daerah Ancol, dan Adyani yg menangani tamu yg menginap di daerah senayan.

Sampai menit gw sms ini, gw belum pernah tau yang mana yang namanya Adyani. Bukan karena gak pernah ketemu, tapi emang belum kenalan aja. Waktu training dan briefing LO, pasti kita udah ketemu deh, Cuma gw nya aja yang gak ngeh karena belum kenal. Gw sms nanya apakah tamunya Adi (panggilan Adyani) akan ke venue bowling juga hari ini. Ternyata iya, nanti jam 10. Asiiik gw ada temen LO berarti.

Beberapa menit kemudian, datang 2 bus yang membawa atlet-atlet. Ada kontingen Malaysia, ada juga kontingen Indonesia. Ternyata 2 kontingen ini ingin berlatih di venue. Tak lama kemudian, terlihat lah para LO kontingen. Yap, Arin dan Oby. 2 orang LO ini udah gw ceritakan di postingan sebelumnya kan. Tentu kalian masih ingat.
Adyani juga kemudian datang. Taraaaaaaaaaaam, berkenalan lah gw dengan partner gw yang cara bicaranya lembut ini. Sekarang sudah ada 3 LO yang menemani gw di venue ini. Luar biasa, tiga-tiga nya menjadi sahabat gw di kemudian hari :D

Sekitar jam 2 siang, Mr.JJ minta kembali ke hotel. Ia bilang mau istirahat karena masih merasakan jetlag. Namun, jam 4 ia akan kembali lagi ke venue. Oke, gw antar beliau ke hotel, tentunya dengan mobil sekaligus driver yang disediakan ya (gak mungkin lah gw ajak dy jalan kaki :P). Ada 2 jam buat gw istirahat di hotel sambil menunggu Mr. JJ untuk pergi lagi ke venue.

2 jam itu gw gunakan untuk mengobrol sm Peppy. Si peppy ini udah kaya peramal aja. Dy nebak-nebak gimana karakter gw. Gw anak ke berapa lah, masa lalu gw gimana lah. Huaaah benar-benar sotoy. Tak salah abang Chairad menamai dia Peptoy (Peppy Sotoy). Hahahahha *peace

Jam 4 sore gw balik lagi ke venue bowling. Teman-teman LO gw udah pada balik semua ke hotel masing-masing. Gw sendiri menunggu Mr. JJ. Ternyata eh ternyata, dia kerja lamaaaa banget di venue. Gw udah mati gaya menunggu. Jam 9 malem baru deh dia kembali ke hotel. Hahahah, selesai lah tugas gw di hari ke-3 ini. Gw pulang ke rumah dan beristirahaaaaaaaaaaaaat, dubidam lalalaa :D

11 November 2011

Pagi ini gw berangkat dari rumah dengan membawa bekal baju untuk menginap. Mengapa gw memutuskan untuk menginap malam ini?? Karena oh karena, nanti sore gw akan ke airport untuk jemput 2 tamu gw lagi yang baru datang dari Malaysia. Itu artinya, gw akan pulang malam.

Oke, seperti hari kemarin, gw menemani Mr.JJ dari hotel ke venue bowling. Seperti kemarin juga, gw ditemani Oby, Arin, dan Adi. Oby ini orangnya lucu, dia adalah seorang model lho. Dia cerita tentang kegiatan-kegiatannya waktu di dunia entertainment. Nah, kalo Arin ini, ternyata suka menari. Dia pernah nari untuk acara ulangtahun salah satu partai. Cantik deh foto waktu dia dandan sebagai penari itu :)

Kalau Adi, dia kuliah jurusan Public Relation di LSPR. Angkatan 2009 juga sama seperti gw. Dia orangnya agak lebih pendiem, bicaranya lembut, namun sikapnya tegas. Great!

Agak menjelang siang, datang 2 orang lagi panitia. Berkenalan lah kita. Namanya Okta dan Anna. Dua cewek ini adalah petugas ahli gizi yang akan mengawasi makanan para tamu, baik atlet maupun tamu VIP, yang disediakan di venue. Anna bertubuh kurus dengan rambut dikuncir ke belakang, ditambah poni yang menghiasi dahinya. Okta, atau yang biasa gw panggil mba Okta, bertubuh agak lebih gemuk dengan rambut panjang terurai.

Jam 11 siang, Oby dan Arin, mengajak gw dan Adi untuk ke minamarket. Jalan lah kami berempat. Sampai di depan venue, kami melihat ada shuttle bus yang melintas. Langsung saja kami berhentikan dan minta di antar ke hotel di mana minimarket yang kami tuju berada. Haha, asiiiik tak perlu panas-panasan berjalan kaki.

Gw belanja cukup banyak, mengingat gw akan menumpang nginap di hotel malam ini, jadi gw sedia banyak cemilan. Selesai belanja, kita ke hotel tempat gw akan menginap untuk meletakkan barang-barang belanjaan gw. Setelah itu, kita capcuss lagi deh ke venue.

Jam 3 sore, gw harus berangkat ke airport. Gw pamit sama Pak James, Pak Hadi, dan Pak Aswin yang kebetulan sedang ada di venue bowling. Gw berangkat dr venue bowling diantar mobil Innova. Kali ini, gw hanya ditemani driver, tak ada panpel yang ikut. But, that would be fine :)

Sesampainya di airport, gw langsung ke kantor airport services, gw minta dan benar-benar memastikan bahwa 2orang tamu gw yang akan datang ini akan dilayani dengan sebaik-baiknya dari mulai dia turun pesawat. Jangan sampai keribetan waktu gw jemput Mr. JJ terulang lagi. Keribetan macam apa itu, ya biar gw aja yang tau, heheh.

Alhamdulilah yah, pesawat tamu gw ini tepat waktu dan gw bisa langsung membawa mereka ke hotel tanpa masalah. Tamu gw berasal dari Malaysia. Ada 2 orang, yang terdiri dari ayah dan anak. Sang Ayah bernama Mr.Terrence, dan anaknya bernama Mr.Derik. Mr. Terence bertubuh mungil dan berumur 60 tahun. Mr. Derik dengan tubuh tinggi yang atletis adalah putra dari Mr. Terence. Kedua pria ini adalah International Technical Officer untuk cabor bowling.

Sampai di hotel, gw bertemu Pak Hadi yang sudah menunggu untuk memberikan kunci kamar 2 tamu gw ini. Tak lupa, gw pun menelpon pak James untuk memastikan Mr.JJ telah kembali ke hotel dengan baik walaupun tanpa gw. *tsaaaaaaaah :p
Semua beres. Gw pun senang. Hahahah..

Selanjutnya gw ke kamar tempat seluruh LO + VO menginap. Kamar 507. Yak, malam ini gw akan numpang di kamar mereka yang bentuknya udah kayak kos-kosan ini :P 507 ini luar biasa kenangannya. Banyak hal terjadi di sini, heheheheh..

Saatnya mencari makan malam. Gw, Peppy, Abang Chairad, Fadhli, dan Mas Anta. Taofik, Mas Abi dan Mas Fauzy tidak ikut karena sedang bertugas shift malam. Sedangkan Reni dan Mba Ira sedang dengan urusannya masing-masing dan tidak sedang di hotel.

Dinner pertama gw bersama teman-teman gokil, ketawa terussssssss kerjaannya. Ada banyolan abang Chairad yang masih gw ingat.
“Tau gak kalian, Zaenuddin MZ itu MZ nya apa?”, ucap abang Chairad.
Tak ada dari kami yang bisa menjawab. Abang Charirad melanjutkan, MZ itu ya…
“Memang Zaenuddin!!”
Huahahahah, kami tertawa geli. Ada-ada saja abang dari Medan ini :D

Lain lagi dengan Mas Anta, cowo tinggi yang aktif bermain futsal ini lebih diam dibanding yang lain. Omongannya sedikit, tapi sekali bicara itu mantap, langsung kena. Kocak juga orang ini, hahahah. Kebiasaannya selama bertugas adalah maen BB, dengerin musik, dan merokok di kala senggang. Dia juga suka Afgan dan Raisa. Sama kaya gw, azek azek :D Pernah sekali waktu dia nyanyi lagunya Afgan yang terimakasih cinta. Gw panggil aja dia “Anta Syahreza” hahahahh

Di balik ke-sotoy-an nya, ternyata Peppy adalah orang yang sangat perhatian. Dia juga orang yang enak buat tempat curhat masalah hati lho. Halah :p Tapi beneran deh, Peppy nih emang perhatian banget. Ga cuma sama gw ya, sama Reni juga, sama si Taofik juga *waduh curiga :p

Dia bilang dia cuma pengen ngebuat kita-kita ini betah di hotel. Soalnya kita kan akan lama bertugas, kalau gak betah ya bahaya toh. Peppy,,peppy.. usaha mu berhasil nak. Gw betah ko bareng-bareng sama kalian, gw yakin Reni juga gitu. Si Taofik juga deh pasti, apalagi lo suka mijitin dia. *eh tapi ada hubungan apa sih pepy sm taofik? Nah lhooo, heheheh :P

Fadhli si cowo berumur 19 tahun ini juga baik ko sama gw. Dia mau bantuin gw bawa barang-barang gw yang banyak. Mau juga gw titipin barang-barang gw. Tapi dia paling takut dibajak sm gw FB dan Twitternya. Tiap gw nyentuh BB nya, pasti dia langsung was was. Hahahhaah

Hari semakin malam, dan saatnya kami beristirahat :)
Haha, udah dulu yaaaa ceritanya. Nanti disambung lagi di part 3. bye


Dari kiri : Mr. Terence, Nadia, Mr. Derik - di lobby Hotel


Dari atas : Arin, Mba Okta, Nadia - di venue bowling